Selamat Datang Pak Bupati di Konflik Dualisme HMI Cabang Gowaraya

103
Selamat Datang Pak Bupati di Konflik Dualisme HMI Cabang Gowa Raya

LBHGPKNEWS.com, GOWA – Berseliweran spanduk dan panflet foto disosial media pak bupati bersama ardiansyah yang mengaku ketum HMI Cabang Gowa Raya dan jajaran yang mengaku pengurusnya.

Foto itu mendapat sorotan dari berbagai kader HMI GowaRaya. HMI Gowaraya adalah organisasi kemahasiswaan yang memiliki identitas dan menjunjung tinggi independesi eties dan independensi organisatoris, kami bingung kapasitas bupati di pasang di spanduk pelantikannya itu apa, apakah bupati kader HMI Gowaraya atau mungkin numpang popularitas di organisasi kemahasiswaan terbesar saja. Tegas Muallim.

Mendekati momentum pilkada ini, memang para kandidat mendekati lumbung lumbung suara termasuk HMI yang memiliki puluhan ribu kader yang berdomisili di Kab. Gowa, tetapi saya anggap kasian pak bupati karena ketum yang ia temani berfoto itu orang berdarah bulukumba dan bukan orang Gowa. Entah siapa yang dimanfaatkan, atau mungkin saling memanfaatkan.

HMI Cabang Gowaraya yang sebagian besar komisariatnya berdomisili di Makassar seperti Ahmad dahlan dalam lingkup UNISMUH Makassar, stiem bongaya dll. Secara teritorial klaim HMI Cabang Gowaraya yang bukan HMI Cabang Gowa tidak bisa diklaim utuh oleh bupati. Dilain sisi, jelas di AD/ART tentang sifat HMI yang pada prinsipnya tidak memihak ke partai politik apalagi calon bupati.

Bahwa foto pak bupati itu menegaskan keterlibatan atau dilibatkannya bupati dalam konflik dualisme HMI Cabang Gowaraya, selaku kader HMI menyatakan dengan tegas bahwa menolak keterlibatan calon bupati mengintervensi konflik yang terjadi di internal HMI Gowaraya. Tutup Muallim Bahar Kader HMI Gowa Raya”